Riasan pengantin akan terlihat di setiap foto dan video selama bertahun-tahun. Karena itu, memilih MUA (makeup artist) layak mendapat waktu khusus.
Kenali gaya yang Anda suka
Kumpulkan beberapa contoh riasan yang Anda sukai — natural, glam, bold, atau riasan adat. Lalu cari MUA yang portofolionya konsisten dengan gaya tersebut. MUA yang hebat di satu gaya belum tentu cocok untuk gaya lain.
Lihat portofolio dengan teliti
- Cari foto dengan cahaya alami, bukan hanya foto yang sudah diberi filter berat
- Perhatikan hasil pada berbagai warna dan jenis kulit
- Lihat foto di akhir acara, bukan hanya saat baru selesai dirias — riasan yang baik bertahan sampai malam
Lakukan trial makeup
Trial (uji coba rias) membantu Anda dan MUA menyamakan harapan. Saat trial:
- Bawa foto referensi dan ceritakan konsep busana
- Foto hasilnya di dalam ruangan dan di luar ruangan
- Perhatikan apakah riasan nyaman dipakai beberapa jam
- Sampaikan masukan dengan jujur — itulah gunanya trial
Tanyakan apakah biaya trial terpisah atau dipotong dari paket jika jadi booking.
Pertanyaan sebelum booking
- Berapa orang yang akan dirias (pengantin, ibu, keluarga, pendamping)?
- Apakah termasuk hairdo, hijab styling, atau pemasangan aksesori?
- Apakah MUA standby untuk touch-up atau ganti riasan di resepsi?
- Jam berapa harus mulai, dan berapa lama prosesnya?
- Apakah ada biaya transportasi ke lokasi Anda, misalnya ke Tomohon atau Minahasa?
Siapkan kulit sejak jauh hari
Riasan akan lebih menempel dan awet bila kulit dalam kondisi baik. Hindari mencoba perawatan wajah baru yang keras menjelang hari H, dan tanyakan pada MUA apa yang sebaiknya disiapkan beberapa hari sebelumnya.
Bandingkan paket, bukan hanya harga
Paket MUA bisa sangat berbeda isinya. Satu paket mungkin sudah termasuk hairdo dan touch-up seharian, paket lain hanya riasan pagi. Buka pricelist beberapa MUA di Tambatan, lalu bandingkan isinya berdampingan sebelum memutuskan.