Venue biasanya menjadi keputusan pertama dalam persiapan pernikahan, karena menentukan tanggal, jumlah tamu, dan banyak vendor lain. Berikut hal yang perlu dicek sebelum menandatangani kontrak.
Kapasitas yang sebenarnya
Angka kapasitas di brosur sering dihitung untuk satu jenis tata letak saja. Tanyakan:
- Kapasitas untuk standing party dan untuk duduk
- Ruang yang tersisa setelah dipasang pelaminan, panggung musik, dan meja prasmanan
- Apakah ada ruang terpisah untuk rias pengantin dan keluarga
Lebih baik venue sedikit lega daripada tamu berdesakan.
Akses dan parkir
- Berapa kendaraan yang bisa parkir, dan apakah perlu petugas parkir tambahan
- Seberapa mudah lokasi ditemukan tamu dari luar kota
- Apakah ada akses yang nyaman untuk tamu lanjut usia
Aturan venue untuk vendor luar
Banyak gedung punya aturan sendiri. Pastikan sejak survei:
- Apakah catering harus dari rekanan venue, atau boleh membawa sendiri (dan apakah ada biaya tambahan)
- Batas jam acara dan jam bongkar-pasang dekorasi
- Aturan suara untuk musik atau band
- Siapa yang menanggung kebersihan setelah acara
Listrik dan perlengkapan
Tanyakan kapasitas listrik yang tersedia. Sound system, lampu dekorasi, dan peralatan catering bisa membutuhkan daya besar — jika tidak cukup, Anda mungkin perlu menyewa genset. Cek juga apakah meja, kursi, dan tenda sudah termasuk.
Rencana cadangan untuk acara terbuka
Jika memilih taman, pantai, atau halaman rumah, siapkan rencana jika hujan: tenda, area dalam ruangan, atau jalur tamu yang tetap nyaman. Tanyakan pada pengelola apa yang biasanya dilakukan klien sebelumnya.
Survei di jam yang sama dengan acara
Datanglah pada jam yang mirip dengan rencana acara. Cahaya, suhu ruangan, dan kepadatan lalu lintas di siang hari bisa sangat berbeda dengan malam hari.
Catat semuanya
Minta rincian tertulis: tanggal, jam sewa, fasilitas yang termasuk, jadwal pembayaran, dan kebijakan pembatalan. Setelah venue pasti, Anda bisa lanjut membandingkan pricelist vendor lain di Tambatan sesuai kapasitas dan konsep acara.